Rabu, Mei 25, 2016

Briefing Pagi


Disini udah pada pernah nonton Enders Game?

Oke, gini..

Buat yang belum ataupun sudah pernah nonton gue remind sedikit.

Enders game adalah film fiksi,
Bercerita tentang pemuda bernama Andrew Ender Wiggin di akademi militer
                                     
Ender ini jenius, dengan cepatnya ender naik pangkat demi pangkat dalam waktu singkat.          
Karena kepintarannya pun Ender mendapatkan banyak haters, bahkan dalam sesama rekan satu teamnya.

Namun Ender berkata "Jika ada ide yang lebih baik dariku, silahkan..bukan hanya aku saja yang harus berpikir disini."
Karena saling mendengarkan / berbagi ide satu sama lain, team Ender pun terus menang dan menjadi team terbaik.    

Dalam tes terakhirnya, Ender memimpin simulasi perang yang harus dimenangkan!!
Dan tebak, Ender pun menang dengan memusnahkan semua musuhnya.
                                                       
*Jendral manghampiri Ender*
Terima kasih Ender, berkat kamu, kita telah memenangkan perang di masa ini dan di masa depan.


*Ender kelilipan*
Apa maksudnya jendral??

Ternyata perang yang tadi bukanlah simulasi, tapi perang sesungguhnya yang Ender pimpin dari kejauhan.

*Ender geram pada sang jendral*
  
Kenapa tidak berkata bahwa ini perang nyata.

Sudahlah, tidak penting lagi kita sudah menang!! *balas sang Jendral*


"Ini bukan tentang kemenangan, ini tentang bagaimana cara kita menanglah yang penting"

*Jawab Ender sambil banting beha*

Kenapa Ender begitu marahnya?

Karena dalam perang yang dipimpinnya, banyak korban berjatuhan demi kemenangan.

Harusnya masih ada cara lain untuk menang tanpa harus mengorbankan pasukan.

*sinopsis*
Oke..   kenapa gue ceritain pilem tadi..

Gini, 

Dalam pekerjaan kita (apapun kerjaannya) ada istilah KPI (key performance indicator)

Sering kali kita diberikan target untuk dicapai.
Bener enggak?

Dan seringkali kita menguras banyak waktu dan tenaga untuk mengejar target.

Dan ketika target tercapai, beberapa orang kadang kelelahan sehingga jatuh sakit.

Sekarang coba jawab pake akal sehat dan hati nurani?

Pilih mana? Target tercapai, KPI oke, Temen tumbang.
Atau, 
Target minim, KPI biasa, Temen sehat

Percuma kan target tercapai, klo rekan kita berguguran (gugur disini bisa aja sakit atau keluar)

Gue pernah baca kutipan begini

"Jika kamu meninggal karena kelelaham bekerja, perusahaan hanya akan mengganti dengan orang baru dan masalah selesai"

Edannn, extream yaa..

Harusnya kita bisa berpikir seperti Ender.
Saling mendengarkan dan berbagi ide bersama rekan satu team.

Karena kita gak bisa hidup sendirian..

Seperti slogan liverpool "you'l never walk alone"

Kecuali jomblo, itu emang beda spesies.

Yap..materi diatas pernah gue bawakan ketika gue mengisi briefing pagi dikantor.

Iya.. kantor..

Gue udah kerja lagi, udah sekitar setahunan.    

Tema Briefing itu gue buat spesial buat rekan satu team gue yang mau resign karena mungkin targetnya dirasa terlalu besar.

Selesai briefing pun, gue dapat sambutan appaluse yang luar biasa.

Banyak yang nyamperin gue setelahnya..

Temanya bagus fen, dapet dari mana?

Bikin sendiri, ah biasa aja *betulin kerah*

Mereka enggak tau aja gue begadang semaleman buat nulis materi ini..

Hehehe..

Oke.. udah segitu aja dulu.
Kalo sempet nanti gue posting lagi.

Tukang Grab Bike dadakan

See you arround...